Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Terlambat Mencintaimu by AI Composer

SongGPT
Terlambat Mencintaimu by AI Composer - Jpop Ballad music cover art

Terlambat Mencintaimu

Jpop Ballad

0:004:16
Lyrics
Description

[Verse 1] Malam ini hujan tak bertanya Ia jatuh seperti caraku menyakitimu Kau duduk di sampingku, tapi sendirian Sedang aku sibuk menutup mata Aku mendengar, tapi tak mendengarkan Aku melihat, tapi tak memahami Kupikir kau akan selalu menunggu Padahal kau sedang sekarat di dalam [Pre-Chorus ] Kau lelah memohon dimengerti Dan aku terlalu sombong untuk berubah [Chorus ] Aku terlambat mencintaimu Saat hatimu sudah berhenti berharap Maafku datang setelah kau pergi Dan tak lagi ingin menoleh ke belakang Aku kira kehilangan itu sementara Ternyata kau adalah selamanya Penyesalan ini kini bernapas Di tiap malam tanpa suaramu [Verse 2] Kupelajari caramu menangis Dari sunyi yang kau tinggalkan Pesan terakhirmu begitu sederhana “Tolong jaga dirimu” — aku kalah Kau tidak pergi karena berhenti cinta Kau pergi karena terlalu lama bertahan Dan itu adalah dosaku yang terbesar Membiarkanmu hancur perlahan [Pre-Chorus 2] Aku ingin kembali ke detik itu Saat kau masih memilihku [Chorus ] Aku terlambat mencintaimu Saat namaku sudah asing di hatimu Kupeluk bayangmu dalam tidur Bangun dengan dada yang runtuh Aku kalah oleh ketakutanku Takut kehilangan, tapi tak menjaga Kini aku hidup dengan kenyataan Bahwa aku alasan kepergianmu [Bridge (Drop – Piano Only)] Andai aku bisa menukar segalanya Dengan satu hari kau bahagia Aku tak akan memperbaiki akhir Aku akan memperbaiki caraku mencintaimu [Final Chorus (Emotional Peak)] Aku terlambat mencintaimu Saat kau memilih dirimu sendiri Dan aku tak berhak memintamu kembali Setelah semua yang kau lalui Jika suatu hari namaku terlintas Bukan sebagai luka, tapi pelajaran Biarlah aku tinggal di masa lalu Sebagai penyesalan terdalammu [Outro ] Lampu kota masih menyala Tapi rumah ini tak lagi punya cahaya Aku hidup… Dengan rindu yang tak bisa pulang