Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Sadis Berdemage 1 by Je

SongGPT
Sadis Berdemage 1 by Je - Berdemage music cover art

Sadis Berdemage 1

Berdemage

0:002:57
Lyrics
Description
lampu redup, bayang-bayang mengintai
langkah kaki berat, berharap lepas dari rantai
bibir mengeras, di antara bisik malam kelam
keringat dingin, tapi jantung tetap dalam damai yang diam
jarum jam berputar, harap tersesat dalam jeda
senyum sumbing itu menusuk, seperti pisau bedah tanpa tanda
mata lelah menatap pintu yang terkunci rapat
tapi suara itu memanggil, menggoda dengan janji jauh di balik gelap
sadis berdemage, luka ini menumpuk seperti beban
hitam pekat, membakar tanpa aba-aba
tetap berdiri walau terpikat rasa, seolah terbakar hidup-hidup
sadis berdemage, pelan tapi sakitnya nyata, terukir di setiap napas yang tersisa
jarum suntik racun menari dalam aliran darah
mata yang dulu cerah, kini menusuk dalam tawa tanpa karat
suara getir tiba-tiba pecah, menyapa malam dengan kepedihan
sekejap dan abadi, luka melekat seperti janji yang ingkar tanpa ampun
kepakan sayap hitam dari masa lalu berserak di jalan setapak
tangisan yang tak pernah reda, tersieru di balik lengking malam yang penuh asap
jalan penuh duri membentang, hati kecil menggigil tanpa suara
begitu dalam terjebak dalam badai kelam yang tak mampu terjelma
sadis berdemage, luka ini menumpuk seperti beban
hitam pekat, membakar tanpa aba-aba
tetap berdiri walau terpikat rasa, seolah terbakar hidup-hidup
sadis berdemage, pelan tapi sakitnya nyata, terukir di setiap napas yang tersisa
terhempas dalam liku yang tak berujung
jejak luka penuh tinta, garis yang tak pernah layu
kau dan aku terperangkap dalam malam yang berat
menatap jurang dalam, tapi tetap ingin coba bangkit
sadis berdemage, luka ini menumpuk seperti beban!
hitam pekat, membakar tanpa aba-aba!
tetap berdiri walau terpikat rasa, seolah terbakar hidup-hidup!
sadis berdemage, pelan tapi sakitnya nyata, terukir di setiap napas yang tersisa!
kilatan dingin masih menyapa tiap detik yang berlalu
bayangmu tetap membekas, walau tubuh ini sudah semakin layu
sadis berdemage, perjalanan luka yang tak pernah usai
mendalam sampai ke ujung, terhanyut dalam rasa yang getir dan tajam.