Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Perang Banjar 1 by Novarizka

SongGPT
Perang Banjar 1 by Novarizka - Classical music cover art

Perang Banjar 1

Classical

0:002:57
Lyrics
Description
[INTRO - SHOUTED WAR CRIES]
Haayyaaaa...! Haayyaaaa...!
Sungai Martapura berdarah... tapi iman tak pernah tawar!
Allahu Akbar...! Allahu Akbar...!
[Verse 1]
Dari Hulu ke Hilir, tanah Banjar bergetar
Pangeran Hidayatullah angkat keris pusaka
Pangeran Antasari tiup seruling perang
Benteng didirikan... di dada hutan belantara!
Tak ada istana emas, tak ada mahkota berlian
Yang ada hanya rimba, akar, dan keyakinan
Kerajaan baru lahir... bukan dari bata
Tapi dari keringat, dari doa, dari luka!
[Pre-Chorus]
Gusti nikah sama Dayak... Dayak nikah sama Gusti
Temenggung ikat sumpah... darah jadi saksi
Belanda datang bawa meriam
Kami sambut bawa mandau dan iman!
[Chorus - THOUSANDS SINGING]
Gemuruh Sungai Teweh... dengar wahai penjajah!
Gunung Sulit berdiri... Guyu mengaum!
Bayan Begok menjerit... Liang Umbung menganga!
Pangin, Takko, Bamunan, Terumbang... benteng takkan tumbang!
Kami Banjar, kami Dayak... satu darah, satu nadi
Ikatan pernikahan... jadi tembok yang tak retak
Pangeran Antasari... dari Kutai ke Dusun
Senjata diselundupkan... demi tanah leluhur!
[Verse 2]
Surat ke Tenggarong... tinta dari air mata
Pangeran Nata Kusuma... Pangeran Anom... Kerta
Mata rantai peluru... dari Kutai ke Tanah Dusun
Satu peluru untuk merdeka... seribu peluru untuk keturunan!
Tapi zaman berkhianat... Perbatasari diserah
1885 Kutai bungkam... Belanda tertawa
Tak apa... Sultan pergi... tapi rakyat tetap!
Selama ada hutan... selama ada sumpah!
[Bridge - WHISPERED VOICE OF PANGERAN ANTASARI]
_Anak cucuku... dengar!_
_Kerajaan bisa dirampas... tapi hutan jangan kasih!_
_Benteng bisa runtuh... tapi nama Banjar jangan padam!_
_Kalau kami mati... kuburkan kami di akar Gunung Sulit!_
_Biar tiap hujan... darah kami siram padi kalian!_
[Chorus - FINAL - ALL SOLDIERS + PEOPLE]
Gemuruh Sungai Teweh... sampai ke pintu surga!
Gunung Sulit, Guyu, Bayan Begok... Liang Umbung, Pangin!
Takko dekat Kutai... Bamunan, Terumbang!
Delapan benteng saksi... seribu jiwa berani!
Belanda boleh menang hari ini...
Tapi cucu kami yang akan azankan di masjid ini!
Banjar-Dayak bersaudara... sampai kiamat memisahkan!
Allahu Akbar...! Merdeka... atau mati syahid!
[Outro - WIND SOUNDS + SLOW GONG]
_Haayyaaaa..._
_Hutan Bisma bisik... Antasari belum mati..._
_Kerisnya ada di tanah... menanti digali cucu..._
_Gemuruh Sungai Martapura... takkan pernah padam..._