Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Penjaga Hifa (Acil) 1 by Johan

SongGPT
Penjaga Hifa (Acil) 1 by Johan - folk,male vocals music cover art

Penjaga Hifa (Acil) 1

folk,male vocals

0:003:53
Lyrics
Description
[Intro]
(Instrumental motif "Hi-fa" - palm-muted acoustic guitar, bamboo flute, soft forest ambience)
[Verse 1]
Di subuh rimba, kabut masih muda,
Kulangkahkan sepatu bot menembus tanah tua.
Di bawah topiku—payung semesta,
Ada benang sunyi yang menjahit hutan kita.
[Pre-Chorus]
Dari akar ke akar, kusampaikan kabar,
Isyarat lembut yang tak terlihat mata.
Bila batang bergetar, bila daun berdebar,
Kubangunkan bumi dari luka yang lama.
[Chorus]
Akulah Acil si Penjaga Hifa—
Jaringan cahaya di bawah langkahmu.
Jika dunia retak,
Kusambung lagi, kusatukan rindu.
Dengar, rimba bernyawa,
Dalam benang-benangku kau bersatu.
Aku Penjaga Hifa—
Menjaga hidup, menjaga waktu.
[Verse 2]
Baja di lengan, tekad di dada,
Tak tinggi tubuhku, namun akar percaya.
Spora bagai bintang jatuh di udara,
Menanam harapan pada musim yang susah.
[Pre-Chorus]
Dari jamur ke pohon, kukirimkan pesan,
“Tenanglah, kita tumbuh dalam satu pelukan.”
Bila gergaji marah, bila tanah geram,
Kupanggil hujan, kuseru pulang terang.
[Chorus]
Akulah Acil si Penjaga Hifa—
Jaringan cahaya di bawah langkahmu.
Jika dunia retak,
Kusambung lagi, kusatukan rindu.
Dengar, rimba bernyawa,
Dalam benang-benangku kau bersatu.
Aku Penjaga Hifa—
Menjaga hidup, menjaga waktu.
[Breakdown (bisik/chant)]
Hi-fa, hi-fa… benang yang menyala.
Hi-fa, hi-fa… rimba bersuara.
[Bridge]
Jika daun jatuh—kubuatnya kembali,
Jika nadi hutan lemah—kupinjamkan nadi.
Kecil tubuhku, besar janjiku:
Menjahit bumi sampai sembuh lagi.
[Final Chorus]
Akulah Acil si Penjaga Hifa—
Jaringan cahaya di bawah langkahmu.
Jika dunia retak,
Kusambung lagi, kusatukan rindu.
Dengar, rimba bernyawa,
Dalam benang-benangku kita menyatu.
Aku Penjaga Hifa—
Menjaga hidup, menjaga waktu.
[Outro]
Di bawah topi senja dan rindu, kubisikkan doa:
“Selama hifa bernapas, hutan takkan sirna.”