Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Negeri Kita Siapa? 1 by Ahmad

SongGPT
Negeri Kita Siapa? 1 by Ahmad - Hip Hop,both vocals music cover art

Negeri Kita Siapa? 1

Hip Hop,both vocals

0:002:47
Lyrics
Description
[Intro – Spoken]
Katanya tanah surga,
Tapi kenapa kami masih beli mimpi?
[Verse 1]
Lihat gedung tinggi menjilat langit biru
Tapi perut di bawah jembatan tetap sendu
Katanya merdeka, katanya adil
Tapi suara kecil dibungkam, dibekap, dibikin pilu
[Verse 2]
Petani dirampas, hutan dilahap
Anak kecil belajar di warung kopi yang gelap
Yang sekolah tinggi jadi pelayan kapital
Yang jujur dihukum, yang licik naik nasional
[Pre-Chorus]
Mereka bilang, "Diamlah, tetap bersyukur"
Tapi isi piring kami pun tak cukup buat tidur
Kami diam bukan karena lupa
Tapi karena tak pernah dianggap ada
[Chorus]
Negeri kita siapa?
Tanya pada jalan yang retak
Pada ibu yang kerja siang malam tanpa layak
Katanya kaya raya, katanya surga dunia
Tapi hidup di sini seperti terus dihina
[Verse 3]
Demi proyek, rumah warga digusur paksa
Katanya pembangunan, tapi tak tanya mereka
Pahlawan disanjung saat tanggal merah
Dilupakan saat biasa, dibungkam marah
[Verse 4]
Anak muda bersuara dianggap onar
Koruptor dilindungi, aman dari radar
Bendera dikibarkan tinggi katanya cinta
Tapi rakyat lapar tak butuh bendera, butuh rasa punya
[Pre-Chorus 2]
"Kerja keras, pasti sukses," katanya lantang
Tapi yang lahir kaya tetap di atas tenang
Yang miskin berdoa sambil menggigil
Sementara nasib digadaikan ke tangan licik yang licin
[Chorus 2]
Negeri kita siapa?
Tanya pada yang dilupakan
Pada suara yang dianggap kesalahan
Katanya kita satu, katanya kita kuat
Tapi yang lemah diinjak, suaranya dibuat tamat
[Rap Breakdown – 9 SPS]
Kami lahir di bawah suara
Bukan emas, bukan kuasa
Sekolah rusak, buku tipis
Kata mereka: β€œItu gratis!”
Jalan becek, jembatan roboh
Mereka selfie naik helikopter
Anak bangsa disuruh sabar
Tapi hidup makin barbar
Bantuan datang lima tahun
Sisanya janji ditaruh turun
Katanya rakyat, katanya wakil
Tapi hidup kami tetap nyesek
Slogan besar di tiang tinggi
Isinya kosong, hati mati
Ngaku adil di atas mimbar
Tapi hukum tunduk pada dolar
[Bridge]
Ini tanah warisan nenek moyang
Tapi dikuasai mereka yang datang bawa uang
Kami cuma penonton di rumah sendiri
Dibilang anti negara kalau berani berdiri
[Chorus 3]
Negeri kita siapa?
Tanya pada buruh yang diperas
Pada nelayan yang terus terusir tanpa balas
Katanya tanah ini milik semua
Tapi cuma segelintir yang bisa rasa kuasa