Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Lantunan Angin Rindu (Extended Version) by Yahya

SongGPT
Lantunan Angin Rindu (Extended Version) by Yahya - Symphonic Nu Metal / Orchestral Hard Rock music cover art

Lantunan Angin Rindu (Extended Version)

Symphonic Nu Metal / Orchestral Hard Rock

0:004:49
Lyrics
Description
Angin membawa... namamu... Lantunannya... menusuk rindu...
Di malam yang kelam ini, aku berdiri sendirian Bayangmu menari di hembus angin sepoi
Setiap daun berguguran, seperti janji yang pudar Hatiku terbakar, tapi kau tak pernah kembali
Mengapa waktu membeku di detik perpisahan Suara hatiku berteriak, tapi kau tak mendengar
Lantunan angin rindu teriakkan namaku Bawa aku ke peluhmu yang hilang di upuk sana
Orkestra jiwa ini menggelegar, tak bisa diam lagi Rindu ini bagai menghancurkan dinding sunyi
Lantunan...
Lebih gelap numetar berumah supelan Darahku mendidih di bawah kulit yang dingin
Kenangan menusuk seperti duri di dada kau pergi Meninggalkan aroma di udara malam
Sekarang angin saja yang jadi saksi bisu
Kapan kau pulang atau aku yang harus mati mencari
Dalam kegelapan ini hanya namamu yang hidup
Lantunan angin rindu teriakkan namaku Robek langit ini bawa kau kembali padaku
Orkestra darahku berontak, tak mau menyerah Rindu ini api membakar habis segalanya
Aku mencoba lari dari bayang ini Tapi kau mengejar setiap nafas terasa racun
Setiap detik penyiksaan di tringgalek ini Angin malam masih berbisik namamu
Rindu tak pernah tidur ia bangun di setiap mimpi burukku
Hancur...
Nuh tata biarkan aku tenggelam dalam lautan ini Gelombang rindu menghantam aku hampir menyerah
Tapi di dasar jurang aku nyar simfoni Kita dulu kembalilah, biarkan aku hancur bersamamu
Kembali, kembali, hancurkan aku kalau perlu
Lanturan angin rindu panggil aku pulang Kedaramu yang hangat sebelum aku hilang selamanya
Dalam simfoni badai ini kau adalah harmoni terakhir
Rindu angin darah jiwa kau dan aku abadi
Lanturan rindu teriakkan aku selamanya
Angin masih berbisik
Rindu tak pernah usai
Lantunannya menggema di hatiku selamanya
Terima kasih banyak-banyak