Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Lagu yang Tak Pernah Pergi 2 by blester

SongGPT
Lagu yang Tak Pernah Pergi 2 by blester - Pop ballad,female vocals music cover art

Lagu yang Tak Pernah Pergi 2

Pop ballad,female vocals

0:003:46
Lyrics
Description
(Verse 1)
Dalam sunyi aku terjaga,
Syalmu tergantung di pegangan kursi;
Bau kopi pagi masih menempel di gelas kita,
Jejak tawa tersisa di tepi selimut, tak luntur.
Meski kau pergi jauh dariku,
Hatiku tetap terpaut padamu.
(Pre-Chorus 1)
Setiap detik, setiap waktu,
Bayangmu tak pernah hilang.
Cinta yang dalam tak terganti,
Meski kau sudah tak di sini.
(Chorus)
Aku tak bisa melepaskanmu,
Meski kau tak lagi bersamaku.
Rindu ini seperti lagu yang terus diputar di hujan malam,
Kau tetap hidup di setiap nada dan di setiap rindu.
(Verse 2)
Jalan yang kita lalui berdua tersemat di kaki kota,
Kursi kosong nomor tujuh di kafe masih menyimpan namamu;
Catatan kecil di saku bajumu, noda lipstik pada tisu,
Semua detil itu menempel, menahan napasku.
(Pre-Chorus 2)
Setiap detik, makin dalam,
Bayangmu menempel pada cangkir yang kupegang.
Aku bertanya pada cermin, bolehkah rinduku ini salah?
Namun jawabnya selalu kembali pada wajahmu.
(Chorus - Variation)
Aku tak bisa melepaskanmu,
Meski kau tak lagi bersamaku.
Rindu ini seperti lagu yang terus diputar di hujan malam,
Ada syalmu di kursi yang membuatku percaya kau masih dekat.
(Bridge)
Mungkin takdir memisahkan kita pada peta yang berbeda,
Aku takut membiarkanmu pergi, tapi ku tahu kau harus berjalan.
Aku belajar merasakan rindu tanpa menahanmu—
Belajar meletakkan cinta di meja, bukan di tangan yang mengekang.
(Chorus - Big)
Aku tak bisa melepaskanmu,
Meski kau tak lagi bersamaku.
Rindu ini seperti lagu yang terus diputar di hujan malam,
Kau hidup di bau kopi, di jejak tawa, di syal yang tak kuambil.
(Outro)
Di ruang kecil ini aku menyimpan semuanya dengan lembut,
Tidak untuk menahanmu, hanya supaya aku tahu aku pernah mencintaimu.
Aku tak bisa melepaskanmu—namun kuizinkan rinduku diam, lembut, dan panjang.