Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Jangan Sentuh Urapan 1 by Xavier

SongGPT
Jangan Sentuh Urapan 1 by Xavier - Hip-Hop Rohani music cover art

Jangan Sentuh Urapan 1

Hip-Hop Rohani

0:003:16
Lyrics
Description
[Intro – Spoken]
Kau pikir kau tahu segalanya…
Tapi hatimu penuh cela.
Jangan sentuh yang Tuhan urapi…
Kau gak siap tanggung murka-Nya.
[Verse 1 – Rap]
Lo buka mulut kritik, seolah lo paling bersih,
Gembalamu lo tuduh, lo lupa siapa yang kasih.
Tiap pagi dia sujud, doain jemaat satu-satu,
Sementara lo sibuk nyebar racun kayak seteru.
Gak semua masukan itu lahir dari kasih,
Kadang cuma topeng buat kedok ambisi.
Mau terlihat rohani, padahal hati licik,
Tuhan gak lihat gaya, Dia nilai yang paling asli.
[Pre-Chorus – Half-sung]
Lo senyum di depan, menusuk di belakang,
Tuhan gak buta, semua niat lo terang.
Bukan soal siapa pintar bicara,
Tapi siapa yang tunduk di altar setiap malam.
[Chorus – Nyanyian]
Jangan sentuh hamba yang diurapi, lo bukan hakim,
Tuhan sendiri yang bela hamba yang intim.
Singkirkan kesombongan, turun dari takhta palsu,
Sebelum tangan Tuhan bikin hidupmu beku.
[Verse 2 – Rap]
Lo cari panggung di tengah pelayanan,
Tapi Tuhan cari hamba yang punya penyerahan.
Lo bandingkan dirimu dengan gembalamu sendiri,
Tapi Tuhan gak pernah suruh lo jadi juri.
Lo paling depan waktu rapat mulai,
Suka kasih suara seolah paling rohani.
Tapi giliran harus turun dan jalani,
Lo kabur duluan—sisa tinggal janji.
Ngatur semua jalur, maunya mutusin,
Tapi tanggung jawab? Lo gak mau ambil bagian.
Lo bukan pelayan sejati, cuma pinter bersandiwara,
Kalau gak bertobat, Tuhan sendiri yang bicara.
[Bridge – Half-sung]
Tunduk itu bukan lemah,
Itu tanda orang bijak.
Yang merendah ditinggikan,
Yang merasa tinggi… cepat dibantingkan.
[Chorus – Reprise with harmony]
Jangan sentuh urapan, lo bukan hakim,
Tuhan sendiri yang bela hamba yang intim.
Belajarlah merendah, biar Tuhan tinggikan,
Jangan lawan surga kalau lo gak siap dibinasakan.
[Outro – Spoken]
Gembalamu bukan sempurna…
Tapi dia pilihan Tuhan, bukan pilihanmu.
Kalau lo sentuh urapan-Nya…
Siapkah lo hadapi tangan-Nya?