Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Dua Muka by Anak

SongGPT
Dua Muka by Anak - Pop, Kpop, R&B music cover art

Dua Muka

Pop, Kpop, R&B

0:003:38
Lyrics
Description
Kau bilang aku satu-satunya Nyatanya dia ada di sampingmu Saat kutanya kau mengelak semua
Tapi mataku melihat itu
Sudah cukup aku berdiri di sini
Saat kutanya kau mengelak semua
Tapi mataku mendalam
Kau bilang aku satu-satunya
Nyatanya dia ada di sampingmu
Kau bilang aku satu-satunya
Nyatanya dia ada di sampingmu
Saat kutanya kau mengelak semua
Tapi mataku melihat itu
Sudah cukup aku berdiri di sini
Saat kutanya kau mengelak semua
Tapi mataku mendalam
Kau bilang aku satu-satunya
Nyatanya dia ada di sampingmu
Kau bilang aku satu-satunya
Nyatanya dia ada di sampingmu
Saat kutanya kau mengelak semua
Tapi mataku melihat itu
Sudah cukup aku berdiri di sini
Saat kutanya kau mengelak semua
Tapi mataku mendalam
Kau bilang aku satu-satunya
Nyatanya dia ada di sampingmu
Kutanya kau mengelak semua
Tapi mataku melihat itu
Semalam kau bilang tak peduli
Tapi pagi membawa cerita lain
Ingatanku terjebak di sini
Sementara hatinu berjalan lain
Aku menunggu di depan pintu
Kau sibuk tertawa pasang topengmu
Setiap kata jadi pelu berbisik tentang pengkhianatanmu
Kau banyak drama, punya dua muka
Kodiakmu jeminai, punya dua muka
Kau pintar drama, hidupmu berbahaya
Katamu cinta, tapi kau pendusta
Buah darimu sudah mekar
Tapi cinta kita yang gagal
Janji manismu terbang hilang
Tinggalkan luka yang mendalam
Kau bilang aku satu-satunya
Nyatanya dia ada di sampingmu
Saat ku tanya kau mengelak semua
Tapi mataku melihat itu
Sudah cukup aku berdiri di sini
Saksikan bayangmu yang terbelah dua
Aku pilih pergi tanpa menyesali
Meninggalkan cerita yang membingkai duka
Buah darimu sudah mekar
Tapi cinta kita yang gagal
Janji manismu terbang hilang
Tinggalkan luka yang mendalam
Kau bilang aku satu-satunya
Nyatanya dia ada di sampingmu
Saat ku tanya kau mengelak semua
Tapi mataku melihat itu
Kau banyak drama, punya dua muka
Katamu cinta, tapi kau pendusta
Buah darimu sudah mekar
Namun cinta kita telah pudar