Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Dewi Surgawi: Succubus dalam Bayang Kenistaan 2 by Kapten

SongGPT
Dewi Surgawi: Succubus dalam Bayang Kenistaan 2 by Kapten - Dark Folk, World Music,Female Vocals music cover art

Dewi Surgawi: Succubus dalam Bayang Kenistaan 2

Dark Folk, World Music,Female Vocals

0:003:44
Lyrics
Description
(Intro - Whispered Ghostly Chant)
Bayang surga runtuh, suara suci terpekik,
Dewi yang jatuh, kini berbalut laknat dan nafsu.
(Verse 1)
Dewi surgawi, mahkota kini pecah,
Kesucianmu lenyap, terjerat dalam ranah gelap.
Dulu kata bijakmu menyejukkan jiwa luka,
Kini desah nafasmu membakar malam tanpa tanya.
(Pre-Chorus)
Suara murni berubah jadi bisikan hasrat,
Menggoda dalam kelam, jadi pemburu kenikmatan.
Ahh...ahh...ahh... terdengar lirih di angin malam,
Dewi, terkorupsi, tenggelam dalam gelora kelam.
(Chorus)
Oh Succubus surgawi, bayang kesucian yang hilang,
Cahaya berubah kegelapan, jiwa terjerat dalam sengsara.
Malam menghisap suaramu, meninggalkan luka abadi,
Namun dalam malangmu, kau tetap legenda kelam yang berdiri.
(Verse 2)
Kemurnianmu terpecah, jadi serpihan nafsu liar,
Kata-katamu dulu pelipur, kini bisikan pemburu barat.
Dari hikmat ke derita, dari suci ke jejak dosa,
Dewi, kau menari dalam kabut, bayang-bayang dosa terbuka.
(Bridge - Discordant Melody with Haunting Vocals)
Dengarlah, di balik desah itu ada tangis sunyi,
Cahaya yang terkorupsi, menanti kelahiran kembali.
Wajahmu retak, jiwa terbelah antara cinta dan nestapa,
Dewi surgawi, bangkitlah, dari gelap kau harus menyeruput asa.
(Chorus)
Oh Succubus surgawi, bayang kesucian yang hilang,
Cahaya berubah kegelapan, jiwa terjerat dalam sengsara.
Malam menghisap suaramu, meninggalkan luka abadi,
Namun dalam malangmu, kau tetap legenda kelam yang berdiri.
(Outro - Fading Whisper)
Ahh...ahh...ahh... suara yang terkorupsi,
Dalam dunia dark fantasi, kau adalah nyanyian duka yang abadi.
Dewi surgawi, meski jatuh, kau tetap cerita yang berdenyut,
Dalam bayang, dalam gelap, kau adalah legenda yang tak pernah usai.