Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Bukan Bahan Ketawaan 1 by Santri

SongGPT
Bukan Bahan Ketawaan 1 by Santri - ballad music cover art

Bukan Bahan Ketawaan 1

ballad

0:004:16
Lyrics
Description
In the morning market, I stand, my shoes shake on my knees,
Kau lalu tersenyum sinis, tawa jatuh seperti batu, Emak di dapur masak nasi, ku lihat dari balik jendela, Kopi amur habis, kata-katamu menusuk menempel di luka.
Kau prijak langkahku, kau bilang aku mimpi kosong, Aku tahan saja air mata, biar senyumku tampak ponggang.
Bukan bahan ketawaan— Jangan nilai aku dari dompet yang bolong, Bukan bahan ketawaan— Ada api di dada ini, meski malam panjang dan ponggang.
Di tepi pantai, pecah berhenti, mereka menunju pelan, Kau sentil hengku seolah harga diri pisah diukur dengan emas.
Mereka lempek kata, kartu-kartu hina dipasang di dinding, Namun di rumah kayu, aku simpan mimpi nama ku tak lenyap, Kau terawa bareng kawanmu, mereka buat aku seperti sandiwara.
Tapi tiap langkahku, ada doa emas di dapur yang menyala, Bukan bahan ketawaan— Jangan nilai aku dari dompet yang bolong, Bukan bahan ketawaan— Ada api di dada ini,
meski malam panjang dan ponggang.
Suatu pagi nipangkan, aku angkat layar, kerja tangan lipatkan.
Hantar hari baru terbit, kerina jadi emas yang tak kalian.
Nama kecilku terteras di papan, bukan sekadar bayang-bayang, Kau nanti lihat aku berdiri, bukan dari cerita yang kau bayangkan.
Bukan bahan ketawaan— Lihat aku bangkit dari debu dan tepuk dalam panas, Bukan bahan ketawaan— Dompetku mungkin belum tebal, tapi hati ini tak tergata.
Bukan bahan ketawaan— Aku tulis nawa dibawah daun.