Create New Playlist

Add a cover pic of your own choice

(Optional)

Name

AI Cover Generator

4 credits

Not enough credits (0/4).

Logout

Are you sure you want to Logout?

Close

Bebas Dari Kelabu 2 by Ahmad

SongGPT
Bebas Dari Kelabu 2 by Ahmad - Pop Ballad music cover art

Bebas Dari Kelabu 2

Pop Ballad

0:002:58
Lyrics
Description
jangan pernah kau ganggu aku.aku pun sudah muak dengan tingkahnu
selalu kau kecewakan aku
dengan kelakuanmu itu
aku simpan semua jejakmu di sudut yang tak lagi kutengok
foto-foto cepat pudar, janji-janji melayang seperti asap
kau biarkan pintu terbuka untuk dingin malam
dan aku lelah menunggu jarak yang tak pernah kau tutup
aku mau bebas sekarang — napas lawan beratnya sepi
tak lagi menulis rindu untuk seseorang yang tak kembali
(aku mau bebas sekarang)
pergi jauh saja dariku
sendiri lebih menyenangkan
tanpa harus tersiksa perasaan
ini waktuku untuk pulih, memungut hati yang runtuh
kau tinggalkan cangkir kopi dingin di meja yang sama
suaramu manis di telepon, tapi wajahmu lain nyata
kau ucap maaf seperti angin yang tak pernah mampir dua kali
aku ingat aroma minyak wangi yang menutupi kata-kata basi
selembar tiket konser, pesan terlupakan di layar ponsel
detik-detik kita kini hanyalah gema di lorong kosong
aku mau bebas sekarang — tak mau lagi terseret lagi
belajar menari di batas luka, menulis ulang arti sendiri
(aku mau bebas sekarang)
pergi jauh saja dariku
sendiri kini aku kuat, tak lagi membisu
tanpa harus tersiksa perasaan
ku ubah tangisku jadi lagu, langkahku jadi jawaban
bebas dari bayangmu
ingat ketika kau tertawa, menukar mata dengan janji palsu
ingat juga malam ketika hujan mencuci jejakmu dari kaca
sekarang aku menutup buku yang tak punya akhir yang baik
membuka jendela, biarkan terang merangkai hari-hari baru
pergi jauh saja dariku!
sendiri kini aku berdiri, tak lagi ragu!
tanpa harus tersiksa perasaan!
jiwaku terangkat, lagu ini jadi saksi!
aku berjalan, cahaya menuntun tiap kaki!
jangan pernah kau ganggu aku.aku pun sudah muak dengan tingkahnu
selalu kau kecewakan aku
dengan kelakuanmu itu
dalam langkah yang baru, kuraih pagi yang tak lagi kelabu
aku bebas — dan aku tahu, ini milikku untuk disyukuri.